Management
Resiko
Manajemen resiko adalah
suatu sistem pengawasan risiko dan perlindungan harta benda, hak milik dan
keuntungan badan usaha atau perorangan atas kemungkinan timbulnya kerugian
karena adanya suatu risiko.
Proses pengelolaan
risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat
mengancam kelangsungan usaha atau aktivitas perusahaan
Suatu pendekatan
terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman;
suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan
strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan
/pengelolaan sumberdaya
Istilah lain dari
pengertian resiko adalah (risk) atau risiko memiliki berbagai definisi. Risiko
dikaitkan dengan kemungkinan kejadian atau keadaan yang dapat mengancam
pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Vaughan (1978) mengemukakan beberapa
definisi risiko sebagai berikut:
· Risk is the chance of loss (Risiko adalah
kans kerugian).
Chance of loss Berhubungan dengan suatu exposure
(keterbukaan) terhadap kemungkinan kerugian.Dalam ilmu statistik, chance
dipergunakan untuk menunjukkan tingkat probabilitas akan munculnya situasi
tertentu. Sebagian penulis menolak definisi ini karena terdapat perbedaan
antara tingkat risiko dengan tingkat kerugian. Dalam hal chance of loss 100%,
berarti kerugian adalah pasti sehingga risiko tidak ada.
· Risk is the possibility of loss (Risiko
adalah kemungkinan kerugian).
Istilah possibility berarti bahwa
probabilitas sesuatu peristiwa berada diantara nol dan satu. Namun, definisi
ini kurang cocok dipakai dalam analisis secara kuantitatif.
·
Risk is uncertainty (Risiko adalah
ketidakpastian).
· Uncertainty dapat bersifat subjective
dan objective. Subjective uncertainty merupakan penilaian individu terhadap
situasi risiko yang didasarkan pada pengetahuan dan sikap individu yang
bersangkutan. Objective uncertainty akan dijelaskan pada dua definisi risiko
berikut.
· Risk is the dispersion of actual from
expected results (Risiko merupakan penyebaran hasil aktual dari hasil yang
diharapkan). Ahli statistik mendefinisikan risiko sebagai derajat penyimpangan
sesuatu nilai disekitar suatu posisi sentral atau di sekitar titik rata-rata.
· Risk is the probability of any outcome
different from the one expected (Risiko adalah probabilitas sesuatu outcome
berbeda dengan outcome yang diharapkan). Menurut definisi di atas, risiko bukan
probabilita dari suatu kejadian tunggal, tetapi probabilita dari beberapa
outcome yang berbeda dari yang diharapkan.
Derajat
Risiko
Derajat risiko – degree
of risk adalah ukuran risiko lebih besar atau risiko lebih kecil. Jika suatu
risiko diartikan sebagai ketidakpastian, maka risiko terbesar akan terjadi bila
terdapat dua kemungkinan hasil yang masing-masing mempunyai kemungkinan yang
sama untuk terjadi
Klasifikasi
Risiko
·
Risiko yang dapat diukur dan risiko yang
tidak dapat diukur
·
Risiko financial dan risiko non
financial
·
Risiko statis dan risiko dinamis
·
Risiko fundamental dan risiko khusus
·
Risiko murni dan risiko spekulatif
Risiko Dalam Manajemen
Risiko diklasifikasikan ke dalam :
· Risiko
Operasional
Risiko yang timbul karena tidak
berfungsinya sistem internal yang berlaku, kesalahan manusia, atau kegagalan
sistem. Sumber terjadinya risiko operasional paling luas dibanding risiko
lainnya yakni selain bersumber dari aktivitas di atas juga bersumber dari
kegiatan operasional dan jasa, akuntansi, sistem tekhnologi informasi, sistem
informasi manajemen atau sistem pengelolaan sumber daya manusia.
· Risiko
Hazard (Bahaya)
Faktor –faktor yang mempengaruhi akibat
akibat yang ditimbulkan dari suatu peristiwa. Hazard menimbulkan kondisi yang
kondusif terhadp bencana yang menimbulkan kerugian. Dan kerugian adalah
penyimpangan yang tidak diharapkan. Walaupun ada beberapa overlapping (tumpang
tindih) di antara kategori-kategori ini, namun sumber penyebab kerugian (dan
risiko) dapat diklasifikasikan sebagai risiko sosial, risiko fisik, dan risiko
ekonomi. Menentukan sumber risiko adalah penting karena mempengaruhi cara penanganannya.
· Risiko
Finansial
Risiko yang diderita oleh investor
sebagai akibat dari ketidakmampuan emiten saham dan obligasi memenuhi kewajiban
pembayaran deviden atau bunga atau bunga serta pokok pinjaman.
· Risiko
Strategik
Risiko terjadinya serangkaian kondisi yang tidak
terduga yang dapat mengurangi kemampuan manajer untuk mengimplementasikan
strateginya secara signifikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar